Saturday, September 26, 2009

saturday night, 11:56

11:56, waktu dimana saya memulai menulis ini. saya berpikir tentang banyak hal malam ini:

tentang cinta pertama saya yang tak pernah tersampaikan, karena saya dan teman saya sedang membahas rencana pernikahan lelaki pujaan

tentang nasib 2 semester terakhir kuliah saya, karena saya teringat tugas seminar industri yang belum saya baca dan pembimbing skripsi yang sulit saya jangkau.

tentang rencana hidup saya setelah lulus, karena sejak pagi mama terus bertanya "bisa gak sih kamu dapet s2 nya diluar negeri, biar keren gitu lo pi"

tentang betapa singkatnya hidup dan Allah lah yang punya kuasa mengatur umur seseorang, karena saya teringat seorang teman, James Victor Manalo yang meninggal muda karena kanker tulang

tentang bagimana dan dengan pria seperti apa saya mengakhiri masa lajang nantinya, karena saya baru saja membantu kakak sepupu merapikan souvenir pernikahannya.

tentang kedua orang tua dan kedua adik saya, karena saya ingat bahwa sesungguhnya saya lah yang menjadi tumpuan orangtua untuk menjaga adik2 dan seharusnya membuka jalan bagi kedua adik saya nantinya.

saya hanya berpikir dan memang sambil memikirkan jawaban beberapa pertnyaan tentang hidup saya.saya berhenti pada pemikiran tentang siapa saya dalam arti yang jauhh lebih kompleks dari sekedar nama dan TTL, dan tentang tujuan akhir dari setiap usaha keras yang saya lakukan meskipun mungkin semua usaha saya masih jauh dari maksimal.



saya mungkin bukan siapa-siapa tapi selalu berusaha menjadi nama yang mungkin disebut dengan rasa bangga oleh orangtua saya dan oleh orang-orang yang mengenal saya, bukan dengan atas nama kesombongan tapi karena hasil kerja keras dan usaha saya yang membuahkan hasil.

saya berasal dari lingkungan yang mungkin bukan apa-apa bagi sebagian besar orang, tapi saya selalu mencoba berlari dan mengejar banyak hal untuk membawa lingkungan saya kederajat yang lebih tinggi bukan atas nama tinggi hati nantinya tapi insya allah untuk membantu mengangkat derajat lingkungan lainnya.

saya ternyata tidak punya kemampuan istimewa, tapi saya menunda banyak jam tidur saya di malam hari untuk mengisi kepala, hati dan mengasah kembali mimpi saya untuk menjadi bagian kecil dari dunia namun berguna bukan atas nama ketenaran tapi saya hanya ingin punya kenangan dan amal yang tak terputus nantinya

dan saya tetap seorang wanita yang mungkin jauh dari sempurna karena saya memang tidak akan pernah sempurna, tapi saya selalu mencoba menjadi wanita terbaik demi janji Allah akan lelaki terbaik bagi imam keluarga saya dan menuntun saya di kehidupan dunia menuju akherat yang selamat nantinya..

No comments: